Menurut pakar kesehatan narkoba sebenarnya adalah psikotropika yang biasa dipakai untuk membius pasien saat hendak dioperasi atau obat-obatan untuk penyakit tertentu. Namun kini pemanfaatannya disalah gunakan diantaranya dengan pemakaian yang telah diluar batas dosis / over dossis. Narkoba merupakan bahan/zat yang bila masuk ke dalam tubuh akan mempengaruhi tubuh terutama susunan syaraf pusat/otak sehingga jika disalahgunakan akan menyebabkan gangguan fisik, psikis/jiwa dan fungsi sosial.

Remaja sangat rentan terhadap penggunaan narkoba, kenakalan remaja yang berawal dari coba-coba kemudian menjadi kecanduan. Aspek psikologi yang membut remaja sangat rentan terhadap narkoba, diantaranya jiwa remaja yang masih stabil, rasa ingin tahu yang tinggi terhadap hal hal baru sehingga timbul keinginan untuk mencobanya, dan lain-lain.

Kenakalan remaja yang satu ini bukanlah hal yang sepele, bersumber dari data BNN (Badan Narkotika Nasional) jumlah tersangka narkoba menurut tingkat pendidikannya dalam kurun waktu 2008 – 2012 tercatat proporsi terbesar adalah SLTA, lalu SLTP, SD dan PT/Perguruan Tinggi. Berikut datanya :

Penyalahgunaan narkoba memiliki dampak negative terhadap para remaja , diantaranya :
-   Perubahan sikap yang dimilikiSering bolos, menurunnya nilai nilai pelajaran
-   Cepat marah dan mudah tersinggung
-   Malas
-   Mencuri untuk membeli narkoba

Narkoba menjadi isu yang kritis dan rumit, penyelesaiannyapun tidak dapat dilakukan oleh satu pihak. Narkoba telah menjadi masalah semua orang bukan hanya individu, mencari solusi yang tepat  sangatlah penting untuk melindungi generasi muda dari bahaya narkoba.

Pencegahaan merupakan upaya yang sangat penting,bahkan terpenting.Untuk mencegah remaja dari penyalahgunaan narkoba hal yang paling penting adalah membentengi diri sendiri dengan imtaq(iman taqwa). Selain itu ada hal-hal lain diantaranya  melakukan kegiatan yang disukai, dan juga melakukan kegiatan yang positif, orang tua juga berperan penting untuk mendidik dan mengawasi pergaulan anak-anaknya sehingga tidak terjerumus kedalam penyalahgunaan narkoba.