1. Apa yang dimaksud dengan IT Forensik dan apa kegunaan dari IT Forensik tersebut?

IT Forensik merupakan pengujian terhadap suatu sistem komputer secara menyeluruh dengan menggunakan software dan tool untuk memelihara barang bukti tindakan kriminal sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. IT Forensik memilik tujuan untuk mengamankan serta menganalisa bukti digital. Sebagaimana dengan pendapat Noblett, IT Forensik memiliki peran untuk mengambil, menjaga, mengembalikan dan menyajikan data yang telah diproses secara elektronik dan disimpan di media komputer. Bahkan Judd Robin pun mengatakan bahwa IT Forensik merupakan penerapan secara sederhana dari penyidikan komputer dan teknik analisanya untuk menentukan bukti-bukti hukum yang mungkin.

2. Jelaskan motif-motif apa saja terjadinya tindakan cyber crime! Berikan contoh kasus cyber crime yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari!

Cybercrime sebagai tindakan murni kriminal
Kejahatan yang murni merupakan tindakan kejahatan yang dilakukan karena motif kriminalitas. Kejahatan jenis ini biasanya menggunakan internet hanya sebagai sarana kejahatan.
Contoh kejahatan :
- Carding yaitu pencurian nomor kartu kredit milik orang lain untuk digunakan dalam transaksi perdagangan internet.
- Pemanfaatan media internet (webserver, mailing list) untuk menyebarkan materi bajakan.

Cybercrime sebagai kejahatan “abu-abu”
Pada jenis kejahatan  internet yang termasuk dalam wilayah “abu-abu”, penentuan apakah itu merupakan tindak kriminal atau bukan cukup sulit dilakukan. Hal ini mengingat motif kegiatannya terkadang bukan untuk kejahatan.
Contohnya :
Probing atau portscanning. Ini adalah sebutan untuk semacam tindakan pengintaian terhadap sistem milik orang lain dengan mengumulakn informasi sebanyak-banyaknya dari sistem yang diintai, termasuk sistem operasi yang digunakan.

3. Tindakan apa saja yang diperlukan untuk menghindari terjadinya cyber crime, jelaskan!

Gunakan Security Software yang Up to Date
Penting untuk menjaga Security Software Anda tetap terbarukan atau up to date. Perlakuan ini akan memberikan pendefinisian kembali atas ancaman cybercrime maupun virus yang belum didefinisikan pada versi sebelumnya. Pembaruan ini sangat berguna bagi pengguna yang cukup sering menggunakan koneksi internet.

Melindungi Komputer
Demi menjaga keamanan, paling tidak Anda harus mengaplikasikan tiga program, yaitu antivirus, antispyware, dan firewall. Fungsinya sudah jelas dari ketiga aplikasi tersebut. Antivirus sudah pasti menjaga perangkat komputer Anda dari virus yang kian hari beragam jenisnya. Antispyware berfungsi untuk melindungi data pemakai agar tidak ada orang yang bisa merusak atau melacak kebiasaan Anda saat online. Spyware sendiri merupakan program yang diam-diam telah masuk ke dalam computer dan mengambil data.

Buat Password yang sangat sulit dan ganti password secara berkala

Jangan Sembarangan Mengklik Link yang Muncul di Social Network
Entah melalui Facebook, Twitter, atau Blog, sering kita temui link yang menarik perhatian. Walaupun tidak mengetahui jelas soal apa link tersebut, sajian yang menarik berupa iklan atau sekedar kuesioner dan angket membuat kita membukanya. Tidak sedikit hal ini dijadikan peluang cybercrime atau penyebaran virus komputer.